

- 1Lamunan di hari yang cerah
- 2Ideologi yang dengan bangga kau tunjukkan
- 3Perasaan yang polos itu
- 4Sebuah anomali yang dibesarkan oleh limpahan cinta
- 5
- 6Kau diberi
- 7Kau menerima
- 8Bukan, sebenarnya itu bukan masalahnya.
- 9Hanya saja, kau merangkai filsafat yang dangkal.
- 10Kurang pengalaman, kepala kosong.
- 11Bukan, tak ada maksud lain, tak bisa dihindari.
- 12Kau hidup seperti itu, 'kan?
- 13
- 14Katamu,
- 15"Ya, dunia ini indah, dengan cinta,
- 16Pertemuan yang indah, dan harapan yang lembut.
- 17Semuanya terbentuk dari hal-hal itu!
- 18Memang begitu, 'kan?
- 19Dari dulu begitu, 'kan?
- 20Karena itu,
- 21Jelas, cerah, indah, jernih,
- 22Bersih, murni, polos, dan jujur,
- 23Masa depan yang begitu indah
- 24Bisa dinikmati semua orang secara setara."
- 25
- 26Sudahlah, sayang.
- 27Kau yang paling benar.
- 28Benar, hebat sekali, OK.
- 29Maaf, sayang.
- 30Biar ku cuci hati yang penuh prasangka buruk ini.
- 31Setiap hari selalu hari bahagia.
- 32Jalan suci yang berkilau.
- 33Katakan "stop it!" pada otak ini.
- 34Menarilah, menarilah.
- 35Menarilah, menarilah.
- 36Yea! Yea!
- 37
- 38Tanpa diberi apa pun,
- 39Kepada kehidupan yang bertahan menahan air mata.
- 40"Dunia ini indah sekali."
- 41Dengan mudahnya kau berkata begitu.
- 42Lihatlah, dengan filsafat seperti itu,
- 43Kau bahkan tak bisa selamatkan seorang, dasar bodoh.
- 44Hei, sebenarnya kau tak tahu, 'kan?
- 45Kau tak mau melihatnya, 'kan?
- 46Bukalah lebar-lebar kedua matamu!
- 47
- 48Selamat! Sekarang, sayang.
- 49Selamat datang di dunia yang kejam dan indah.
- 50Di negeri ajaib.
- 51Tertawalah, sayang!
- 52Selain terus melangkah setelah hidup mati-matian,
- 53Tak ada pilihan lain.
- 54Nikmatilah, hari bahagiamu!
- 55Setiap orang berada di jalan yang sepi.
- 56Bahkan jika kakimu sampai berdarah,
- 57Teruslah menari, menari!
- 58Teruslah menari, menari!
- 59Yea! Yea!

dialogue
EP • 2026 • 5 tracks

