- 1Menara baja yang tenang hari ini kembali berkelok.
- 2Seolah menatap lurus ke arah kita.
- 3Hanya dengan ingatan, aku tak bisa meraih tanganmu.
- 4Karena aku bukan manusia.
- 5Setidaknya perasaan ini
- 6Kuyakini nyata.
- 7Matahari telah menyusut,
- 8Bayangan memanjang,
- 9Dan lagi aku menjadi sendirian.
- 10
- 11Bukan pembohong,
- 12Bukan juga boneka.
- 13Makhluk itu berpikir,
- 14Ingin menjadi manusia.
- 15Di punggung mentari pagi,
- 16Angin utara berhembus.
- 17Jika bertemu gadis mirip denganmu,
- 18Jika bertemu gadis mirip denganmu,
- 19Jika bertemu gadis mirip denganmu,
- 20Segera alihkan pandangan.
- 21
- 22Jalanan yang bernoda merah menungguku.
- 23Jalan pulang telah dipenuhi pagar yang merayap.
- 24Jika ada seratus hal yang disuka, bisa jadi bekal,
- 25Tapi cinta tak perlu dua.
- 26Jika jalan pulang esok
- 27Berubah menjadi dunia cermin,
- 28Sepasang kaki lapar
- 29Berjalan di sampingku,
- 30Dan aku hanya memandanginya.
- 31
- 32Tak ada jalan kehormatan,
- 33Tak ada juga sakura yang mekar.
- 34Makhluk itu berpikir,
- 35Ingin mengingat pemandangan biasa,
- 36Hanya berdua.
- 37Itu lebih dari cukup.
- 38
- 39Saat tanganmu menyentuhku,
- 40Aku pun menjadi monster.
- 41
- 42Matahari telah menyusut,
- 43Bayangan memanjang,
- 44Dan lagi aku menjadi sendirian.
- 45
- 46Setelah perpisahan,
- 47Api suar dinyalakan.
- 48Makhluk itu menyadari
- 49Bahwa dia tak bisa menjadi manusia.
- 50Di punggung mentari pagi,
- 51Angin utara berhembus.
- 52Jika bertemu gadis mirip denganmu,
- 53Jika bertemu gadis mirip denganmu,
- 54Jika bertemu gadis mirip denganmu,
- 55Jangan segera alihkan pandangan.
- 56Cobalah dengarkan ceritanya sejenak,
- 57Jika kau juga terlahir sebagai umat manusia.