

- 1“Mana mungkin ku bisa melakukan ini”
- 2Berulang terus siang ke malam
- 3Tersesat, mondar-mandir mencari jalan, lalai melihat kelemahan, lalu tamat riwayat
- 4Tanpa sadar meluap keluar kata, “Menyebalkan…”
- 5
- 6Bahkan jika tahu jawaban dari kehidupan yang bahagia,
- 7Tak bisa hanya diam menunggu dan bersabar
- 8
- 9Tak punya kesabaran, tak tahu strategi
- 10Pilihan-pilihan yang setengah hati menggertak
- 11Berkeliaran tanpa tujuan dan tanpa petunjuk
- 12Langkah blunder, gerakan yang menggelikan
- 13
- 14Begitu ikut campur, itulah akhir dari keberuntungan
- 15Peluang 'tuk melangkah ke tahap berikutnya sangatlah tipis
- 16Kembali menyelam ke bawah tanah, hasilnya tetap sama
- 17Kekuatan maupun kehormatan, hanya karena satu kelengahan,
- 18Semuanya akan menjadi debu
- 19
- 20Jalan sempit menuju kejayaan yang menyimpang
- 21Mempertaruhkan nyawa pada segumpal tanah
- 22Meski gemetar menunggu mentari terbit,
- 23Sisa nyawa hati terus terkikis
- 24
- 25Pembuktian dari jawaban yang kusam oleh ego ini belum berakhir
- 26Lebih jauh dari langit yang terus berakselerasi
- 27Berkobar dalam setiap langkah
- 28
- 29Dalam keputusasaan,
- 30Merangkak di tanah, berdoa kepada langit
- 31
- 32Entah bunuh diri, entah racun mematikan, kelaparan, ataupun mati muda, pada akhirnya,
- 33Jika sudah jatuh terkapar, kurang lebih sama saja
- 34
- 35“Jangan banyak alasan”
- 36Pilihan yang bergantung pada solusi sementara
- 37Mengelak dari garis kematian, otak mencapai batasnya
- 38Langkah blunder, semuanya benar-benar payah
- 39
- 40Papan permainan ini selalu seperti Honnouji
- 41Yang keluar dari dadu, iblis atau ular raksasa?
- 42Judi tanpa pikir panjang, penyesalan selalu datang terlambat
- 43Harta maupun sumber daya, hanya karena satu kesombongan,
- 44Semuanya akan menjadi abu
- 45
- 46Jalan pintas yang mencurigakan
- 47Keyakinan berlebihan tanpa bukti
- 48Melewatkan proses persetujuan dalam otak,
- 49Lalu mengirimkan sinyal ke ujung jari
- 50
- 51Ku masih mencari jati diri dari cinta yang kusam oleh ego ini
- 52Di atas tumpukan ribuan bangkai
- 53
- 54Jalan sempit menuju kejayaan yang menyimpang
- 55Mempertaruhkan nyawa pada segumpal tanah
- 56Meski gemetar menunggu mentari terbit,
- 57Sisa nyawa hati terus terkikis
- 58
- 59Pembuktian dari jawaban yang kusam oleh ego ini belum berakhir
- 60Lebih jauh dari langit yang terus berakselerasi
- 61Berkobar dalam setiap langkah

