

- 1Jika tersentuh, seakan lenyap.
- 2Itulah hukum dunia ini.
- 3
- 4Ku menyadarinya dari hangat di pipi,
- 5Di antara kerumunan manusia.
- 6
- 7Hingga napas terakhir, dengan berapa banyak orang kita akan bertemu dan berpisah,
- 8Bahkan kilauan baru yang pertama kali kutelusuri.
- 9
- 10Entah sejak kapan mulai terlepas,
- 11Kenangan saat saling menggenggam tangan itu.
- 12
- 13Saat ini, ku ingin lebih banyak terpikat,
- 14Agar kelak, bisa kubawa semuanya ke tempat itu.
- 15
- 16Jika tersentuh, seakan lenyap.
- 17Itulah hukum dunia ini.
- 18
- 19Karena tak kasat mata, bisa tersampaikan,
- 20Suara tak lagi dibutuhkan.
- 21
- 22Yang tersisa pada akhirnya,
- 23Saling bertukar lewat perasaan.
- 24
- 25Ku tak begitu mengerti tentang keajaiban,
- 26Namun kehangatan yang tertinggal di tangan.
- 27
- 28Ku menatapi kebahagiaan,
- 29Mengumpulkan serpihan-serpihan, terus hidup.
- 30
- 31Alunan lagu yang merangkai melodi,
- 32Berjalan mengikuti kehendak suci,
- 33Memanggil dewa, memohon pengawasannya,
- 34Lagu suci meresap hingga sanubari.

Song Details
- Original Title
- うたまひ
- Romaji Title
- Utamahi
- Release
- 2026.04.03
- Tie-in
- Kami no Niwatsuki Kusunoki-tei Ending神の庭付き楠木邸
- Lyricist
- Composer
