- 1Tak kunjung berkembang juga surat perpisahan ini.
- 2Kutulis dengan huruf merah muda, agar tak menyentuh punggungmu.
- 3
- 4Mari, berkeluyuran, di tengah senja.
- 5Bersandar padamu, ku tertawa.
- 6Sedikit bernostalgia, di tengah senja.
- 7Sebenarnya tak boleh menoleh,
- 8Tapi ku tak bisa berpisah dengan baik.
- 9
- 10Jikapun ku menutup mulut rapat,
- 11Suhu itu takkan sampai ke lubuk hati.
- 12Biarpun kutarik, kau takkan berhenti.
- 13Kau 'kan tetap pergi ke selatan.
- 14Hingga ke dasar tenggorokan, peluit kereta menggema.
- 15
- 16Perasaan yang kutorehkan, menetes jadi air mata.
- 17Kekhawatiran yang polos, ku coba menyembunyikannya darimu.
- 18
- 19Kemudian, di sana-sini, saat senja berakhir.
- 20Burung gagak bersuara, ayo pulang?
- 21Lampu temaram menyala, di penghujung senja.
- 22Ku ingin berjalan sedikit lebih lama lagi.
- 23Rasanya mau meledak, sampai tak bisa bersuara.
- 24
- 25Jikapun kita berjanji kelingking,
- 26Tak terpuaskan, sekali lagi di tempat ini.
- 27Biarpun kucoba tarik, kau takkan berhenti.
- 28Kau 'kan tetap pergi ke selatan.
- 29Di luar hatiku, senja yang jauh meledak.
- 30
- 31Hati terasa gelisah.
- 32Memutar jauh melewati senja.
- 33Hati menjadi pekat.
- 34Menandai berakhirnya musim dingin.
- 35
- 36Selamat tinggal.
- 37
- 38Jikapun ku menutup mulut rapat, takkan membuat tiada.
- 39Maka dari itu, sekali lagi.
- 40Biarpun kau tetap pergi, takkan berubah.
- 41Kau yang satu-satunya di hatiku.
- 42Biarpun langit kosong, hari ini juga peluit menggema.
- 43
- 44Ah, peluit menggema.
- 45Pergi jauh, jauh, semakin jauh.
Kokoro Ittou
Single • 2026 • 1 track
Kokoro Ittou
koyori(DenPolP)