

- 1Tak pergi ke mana-mana.
- 2Tak pergi ke mana-mana.
- 3
- 4Ramalan cuaca pembohong.
- 5Harusnya aku bisa pergi bermain.
- 6Tapi tak bisa pergi ke mana-mana.
- 7Semua jadi berantakan, bedebah.
- 8
- 9Tak boleh bersikap kekanak-kanakan lagi.
- 10Aku mengerti, tapi tetap saja.
- 11Tak bisa pergi ke mana-mana.
- 12Suara hujan yang tak kunjung berhenti.
- 13
- 14Rintik… rintik… satu per satu.
- 15Di antara berbagai suara itu,
- 16Ku mencari sesuatu yang tak pernah berubah.
- 17
- 18Tak pergi ke mana-mana.
- 19Tak pergi ke mana-mana.
- 20
- 21Tak pergi ke mana-mana.
- 22Tak pergi ke mana-mana.
- 23
- 24Tolong tetaplah jadi diri sendiri.
- 25Semua orang, bahkan diriku sendiri,
- 26Meski entah akan pergi ke mana.
- 27Jangan menjadi baru lagi.
- 28Jangan lagi.
- 29Jangan lagi.
- 30Jangan lagi.
- 31Jangan lagi.
- 32Jangan lagi.
- 33Jangan lagi.
- 34Jangan lagi.
- 35Tolong jangan lagi.
- 36
- 37Tak pergi ke mana-mana.
- 38
- 39Tak bisa pergi ke mana-mana.
- 40Tak bisa bergerak karena demam, dan ini menyiksa.
- 41Mungkin aku akan mati seperti ini.
- 42Aku sempat berpikir seperti itu.
- 43
- 44Terdengar suara pintu depan terbuka.
- 45Apakah dia marah? Atau sedang gelisah?
- 46Hanya dari suara langkahnya saja,
- 47Aku tahu siapa dia.
- 48
- 49Tak pergi ke mana-mana.
- 50Tak pergi ke mana-mana.
- 51
- 52Tak pergi ke mana-mana.
- 53Tak pergi ke mana-mana.
