

- 1Yang berantakan ini karena musim semi telah berlalu.
- 2Jika ku membereskannya, rasanya ku bukan lagi diriku.
- 3
- 4Laci kanan di baris kedua dari atas.
- 5Bahkan lensa kontak dan charger pun masih kusimpan.
- 6
- 7Ku hanya menghargai hal-hal yang tak lagi dibutuhkan.
- 8Padahal kau adalah tempatku berpulang.
- 9Tak kusangka rumah ini akan serapuh bangunan prefabrikasi.
- 10Penuh dengan barang tak berguna, seperti tempat pembuangan sampah.
- 11Penuh dengan barang bawaanmu yang terlupakan.
- 12Kapan pun kau bisa mampir untuk mengambilnya.
- 13
- 14Rasa takut sendiri baru datang setelah kau pergi.
- 15Ku jadi lebih sering tak bisa tidur, dan cucianku berkurang setengah.
- 16
- 17Sebagai ganti ucapan “selamat pulang”, yang terdengar hanyalah suara kipas ventilator yang usang.
- 18Makanan yang tak bisa kuhabiskan, perlahan membusuki kulkas.
- 19Seiring ruang yang semakin luas, kehampaan pun menyeruak.
- 20Hatiku sudah tak punya tempat untuk berpijak.
- 21
- 22Ku hanya menghargai hal-hal yang tak lagi dibutuhkan.
- 23Padahal kau adalah tempatku berpulang.
- 24Tanpa bisa bersuara, hanya menangis terisak, sungguh menyedihkan.
- 25Penuh dengan barang tak berguna, seperti rumah hantu.
- 26Padahal kapan pun kau bisa mampir untuk mengambilnya.
- 27Kata-kata yang tak bisa kusampaikan, akan kusimpan di dalam laci itu.

