

- 1Saat hari ini bercampur dengan hawa hari esok, crash
- 2Seperti meledak di dalam kepalaku
- 3Rasanya percuma saja,
- 4Di dalam hidup ini,
- 5Hanya terus mengharapkan keajaiban.
- 6
- 7Langit berbintang yang dingin, dengan cahayamu itu,
- 8Kumohon tuntunlah diriku!
- 9
- 10Seperti malam yang meledak,
- 11Seperti hari ini yang menari,
- 12Bahkan duri dari kata perpisahan pun terasa menyedihkan.
- 13“Aku masih sangat menyukaimu,”
- 14Ku sampai berkata begitu.
- 15Ku ingin memeluk hati yang melayang ini.
- 16Lalalalala
- 17
- 18Ah, saat deretan huruf ini menuliskan akhir,
- 19Saat es pun mencair dan menghilang,
- 20Lebih baik sekalian saja.
- 21Di dalam daftar emosi yang telah teraduk,
- 22Buat hati yang bimbang ini tampak seperti manisan gula.
- 23
- 24Hanya untuk saat ini, goyangkan aroma yang indah itu,
- 25Dan bawalah diriku pergi lagi!
- 26
- 27Seperti meratapi masa lalu,
- 28Seperti luka yang terasa sakit,
- 29Kuingin seseorang menemukan suara yang melayang itu.
- 30Tapi asal kau tahu, aku mencintaimu.
- 31Sebagaimana hari esok dari kemarin,
- 32Lampu neon berkilauan.
- 33Lalalalala
- 34
- 35Seperti malam yang meledak,
- 36Seperti hari ini yang menari,
- 37Bahkan duri dari kata perpisahan pun terasa menyedihkan.
- 38“Aku masih sangat menyukaimu,”
- 39Ku sampai berkata begitu.
- 40Ku ingin memeluk hati yang melayang ini.
- 41Rururururu
- 42
- 43Bahkan kesepian pun hanyalah sebutir air mata,
- 44Mengapung seperti balon.
- 45Bisa tersenyum di hari yang melayang ini,
- 46Setidaknya untuk terakhir kalinya.
- 47“Aku masih sangat menyukaimu,”
- 48Selalu kurangkul erat,
- 49Hati yang fana ini.
- 50Rururururu

