

- 1Di sela-sela hari yang kulalui dengan sia-sia,
- 2Entah bagaimana, masa depanku
- 3Bisa dibilang hanya seperti itu.
- 4Sekarang ini, hanya aroma sisa kehangatan yang tertinggal,
- 5Hanya itulah
- 6Yang menyalakan api dalam detak jantungku.
- 7
- 8Cinta, cinta, mencintai.
- 9Jika ku bisa merasakan itu begitu saja,
- 10Akankah ku bisa bersinar di kedalaman langit malam?
- 11
- 12Jangan hentikan!
- 13Dengan satu tarikan napas itu,
- 14Sampai keseharian ini bisa tersinari.
- 15Dengan sisa kehangatan dari lagumu,
- 16Ku hidup karenanya.
- 17Ku merindukanmu.
- 18Di akhir yang pasti membuat tersenyum,
- 19Jika kita mengingat kembali hari ini,
- 20Kita bisa berkata ini membahagiakan.
- 21Hanya terus bernyanyi, itu sudah cukup.
- 22
- 23Di sudut dunia yang jauh di dalam malam,
- 24Bagaimanapun juga, perasaan "kesepian"
- 25Masih berputar di hari ini juga.
- 26Karena ku terpesona oleh pemandangan biru
- 27Yang terpantul dari matamu.
- 28Ku yang berpikir seperti itu,
- 29Apa masih diperbolehkan menyanyi?
- 30
- 31Hingga akhir yang paling akhir,
- 32Ku terus berharap,
- 33Terus terwarnai oleh suara itu.
- 34
- 35Jangan hentikan!
- 36Dengan satu tarikan napas itu,
- 37Sampai keseharian ini bisa tersinari.
- 38Dengan sisa kehangatan dari lagumu,
- 39Ku hidup karenanya.
- 40Ku mencintaimu.
- 41Di akhir yang pasti membuat tersenyum,
- 42Jika kita mengingat kembali hari ini,
- 43Kita bisa berkata ini membahagiakan.
- 44Hanya terus bernyanyi, itu sudah cukup.
- 45
- 46Perasaan yang tak boleh kulupakan,
- 47Kupungut saat ini lalu kuhubungkan dengan garis lengkung.
- 48Beban yang seperti harapan itu kini,
- 49Kutinggalkan, menjadi angin lalu berenang di langit.
- 50
- 51Karena itu,
- 52Di akhir yang pasti membuat tersenyum,
- 53Jika kita mengingat kembali hari ini,
- 54Kita bisa berkata ini membahagiakan.
- 55Hanya terus bernyanyi, itu sudah cukup.

