

- 1Di tempat kau dilahirkan, ku memang tak ada.
- 2Tapi langit akan terang, hujan akan turun, dan petir akan terus menyambar.
- 3
- 4Ah, dewi yang terlahir, terbanglah dengan sayap yang terpelintir.
- 5Datanglah padaku, dengan mengelabui para dewa.
- 6
- 7Mengapa ku bisa tahu, bahkan air matamu yang jatuh sekalipun?
- 8Anehnya, ku selalu tak merasa takut.
- 9Ngomong-ngomong, bolehkah ku langsung menciummu?
- 10
- 11Kaulah ketidakterbatasan, kaulah dunia.
- 12Jangan pernah meremehkannya, keajaiban itu.
- 13Selalu, ya selalu.
- 14Layaknya sebuah mitologi, hanya untukmu.
- 15
- 16Saat kau dilahirkan,
- 17Tak langsung menangis, alasannya...
- 18Karena laut akan terbelah dan hujan akan diturunkan.
- 19Lagipula, kau akan basah kuyup juga.
- 20
- 21Karena ku tahu, semua orang terhadapmu,
- 22Kadang merasa takut, kadang ingin memelukmu.
- 23Namun tetap saja, seperti mentari yang segera terbit.
- 24
- 25Kaulah ketidakterbatasan, kaulah dunia.
- 26Keajaiban yang membakar segalanya.
- 27Selalu, ya selalu.
- 28
- 29Seluruh perasaan ini memenuhi diriku, senyuman pun meluap.
- 30Dan air mataku telah habis mengering.
- 31
- 32Kitalah ketidakterbatasan, kitalah dunia.
- 33Kau yang membuatku percaya akan hal itu.
- 34Selalu, ya selalu.
- 35
- 36Kaulah ketidakterbatasan, kaulah dunia.
- 37Lihat, semuanya baik-baik saja.
- 38Inilah mentari pagi, selalu, ya selalu.
- 39Hanya untukmu.
- 40Layaknya sebuah mitologi.

Song Details
- Original Title
- 驚きの子
- Romaji Title
- Odoroki no Ko
- Release
- 2026.04.08
- Tie-in
- Kami no Niwatsuki Kusunoki-tei Opening神の庭付き楠木邸
- Lyricist
- Composer
- Arranger
