

- 1Angin kecemasan mengayunkan kemejaku
- 2Kala itu, ku menakar cinta hanya dari apa yang terlihat
- 3Di bawah rindang sakura, berlagak tegar dan penuh gengsi
- 4Mengingatnya kembali terasa menggelitik, memalukan
- 5
- 6"Selamanya" atau "tak akan melepaskan"
- 7Kalimat itu membuat diriku yang polos kembali muncul
- 8Masa lalu yang kupalingkan membuat ujung hidung terasa panas
- 9
- 10Di bulan April, saat menyentuh birunya, musim semi berkilau
- 11Saat kutatap ke atas, bahkan rasa sakit pun perlahan melunak
- 12Cinta yang telah gugur, juga ikatan yang telah layu
- 13Semuanya terhubung dengan diriku yang sekarang
- 14Di antara sakura yang berguguran, ku membayangkanmu
- 15
- 16Setiap kali, aroma bunga daphne menyentuh hati
- 17Ku tersadar betapa mentahnya diriku yang hanya mencari jalan pintas
- 18
- 19"Ini rahasia" atau "karena ini logika"
- 20Ada begitu banyak malam saat kita saling berbincang
- 21Namun, rumus manusia tak bisa dipecahkan hanya dengan I atau U
- 22
- 23Di bulan April, saat biru memudar, musim semi berbalik
- 24Perasaan yang kusembunyikan kini beriak di permukaan air
- 25Cinta yang tak sempat terucap, juga perasaan yang terlalu lama kupendam
- 26Tanpa menyesalinya, akan kupilih kembali dan kubawa bersamaku
- 27Dalam bayangan bunga yang berterbangan, ku kembali melihatmu
- 28
- 29Untuk diriku di masa lalu yang takut terluka
- 30Ternyata, kedalaman biru itu begitu berharga
- 31Tahun ini, rasanya ku bisa lebih lembut pada musim semi itu
- 32
- 33Di bulan April, saat menyentuh birunya, musim semi berkilau
- 34Dalam cahaya yang menyelinap masuk, kubiarkan kelopak bunga hinggap di telapak tangan
- 35Pertemuan yang kuyakin takdir, juga perpisahan yang mendadak
- 36Inilah jalan hidup yang telah kutempuh
- 37Dari retakan masa lalu yang tersimpul, ku menjalani musim semi hari ini

