- 1Rasa sakit ini demi siapa?
- 2Harapanku perlahan tercerai-berai,
- 3Seperti permainan berebut kursi.
- 4Meski begitu aku harus terus bernapas.
- 5Masihkah kau dengar?
- 6Napas yang telah lama tersumbat.
- 7Bukan urusanmu, diamlah!
- 8Hanya diriku yang bisa mendengarnya.
- 9Zona nyaman telah kutinggalkan,
- 10Dengan kecepatan yang menghempaskan segalanya.
- 11
- 12Hingga saat itu tiba, ku terus berjuang,
- 13Memeras pikiran sejauh yang bisa ku lihat sekarang.
- 14Terpuruk di momen ini, kembali menari.
- 15Tunjukkan padaku sesuatu yang belum pernah kulihat.
- 16
- 17“Tak ada yang bisa menggantikanmu.”
- 18Sekalipun ada yang menyangkalnya,
- 19Tak ada yang bisa menggantikanku.
- 20Alarmku selalu berdering tepat waktu.
- 21Sakitnya melepas tangan yang tengah berdoa,
- 22Terasa firasat dari niat jahat.
- 23Amarah yang kupendam demi kebenaran,
- 24Menjadi cahaya yang tersisa untukku.
- 25Sensasi menyerap kehangatan orang lain,
- 26Aku tak berniat lari, sama sekali.
- 27Gesekan ilusi membuat tanganku gemetar.
- 28Masihkah kau lihat?
- 29Aku sudah lama mencuri perhatian.
- 30Bukan urusanmu, diamlah!
- 31Aku hanya mengatakan pada diriku sendiri.
- 32Tak ada lagi zona nyaman,
- 33Dengan kecepatan yang menghempaskan segalanya.
- 34
- 35Tak ada gunanya hanya berjuang di saat ini.
- 36Sejauh yang bisa ku lihat sekarang,
- 37Tertarik oleh indra keenam, kembali menari.
- 38Tunjukkan padaku sesuatu yang belum pernah kulihat.
- 39Menembus momen ini!
- 40Tanpa henti, hingga pikiran kita terkikis.
- 41Terpuruk di momen ini, kembali menari.
- 42Tunjukkan padaku sesuatu yang belum pernah kulihat.
- 43
- 44Terpuruk di momen ini, kembali menari.
- 45Tunjukkan padaku sesuatu yang belum pernah kulihat.
natori - SPEED (Lirik Terjemahan) - UtaLoid