- 1Hanya karena kancingnya lepas,
- 2Bajumu masih kupegang meski tak bisa dipakai.
- 3Kenyataan bahwa kau tak lagi ada di ruangan ini,
- 4Memang telah kupastikan.
- 5Di sela-sela hari yang sibuk,
- 6Dalam kekosongan yang terasa tanggung,
- 7Mengenang punggungmu yang ramping, itulah hal yang paling menyakitkan.
- 8
- 9Saat ku terbangun dan merasakan rambut panjangmu di leherku,
- 10Ingin kuulang lagi hari-hari itu,
- 11Ingin merebutnya kembali.
- 12
- 13Daripada masa kita hidup bersama,
- 14Ku lebih percaya pada gosip orang lain.
- 15Kenapa saat itu kau hanya menunduk, tak membantah perkataanku.
- 16
- 17Terkadang butuh waktu yang sangat lama untuk memahami sesuatu.
- 18Begitu kata temanku saat berbicara melalui telepon kemarin.
- 19Namun ada satu hal yang terlalu terlambat untuk kusadari.
- 20Bahwa kau selalu ada dalam pemandangan hidupku yang berharga.
- 21
- 22Di bawah jembatan rel kereta, karena kau tak bisa mendengarku dengan jelas,
- 23Kau membuatku mengatakan ku menyukaimu berulang kali.
- 24Bahkan momen hari itu pun kini meredup.
- 25
- 26Ku menyalahkan tanpa menyadari kelemahan diri sendiri malam itu.
- 27Seingatku, di ruangan ini dipenuhi aroma hujan yang baru turun.
- 28Bahkan sampai sekarang, aroma hujan itu masih tertinggal di ruangan ini.
NG
Single • 1990 • 1 track
Noriyuki Makihara - NG (Lirik Terjemahan) - UtaLoid