- 1Hari ini
- 2Dimulai kembali,
- 3Pertama kusentuh perutmu
- 4Terlebih dahulu
- 5Sampai-sampai lupa
- 6Bahwa aku masih hidup.
- 7Kesederhanaan dari menguap,
- 8Atau rambut kusut yang terpantul di cermin buram,
- 9Membuatku merasa itu kebahagiaan.
- 10
- 11Aku sangat mencintaimu.
- 12
- 13Dibandingkan hari-hari yang kulalui bersamamu,
- 14Malam-malam tanpa kehadiranmu justru,
- 15Entah kenapa, lebih melekat di pikiranku.
- 16Mungkin itu karena kebahagiaan telah menjadi
- 17Hal yang biasa saja bagiku.
- 18
- 19Aku bersandar di bahumu,
- 20Membuatku semakin terpikat pada kehidupan ini,
- 21Semakin terpikat padamu.
- 22
- 23Meski ini jalan yang kupilih sendiri,
- 24Entah mengapa terasa berbeda.
- 25Esok yang kulalui dengan sepatu baru,
- 26Rasanya sedikit tidak nyaman.
- 27
- 28Jika begitu, mari coba terbang,
- 29Menatap langit satu demi satu.
- 30Langit mendung yang sesekali muncul,
- 31Tidak, masih belum bisa kuterima.
- 32
- 33Aku juga mulai membenci diriku sendiri.
- 34
- 35Saat ku berpikir sudah cukup,
- 36Aku bertemu denganmu.
- 37
- 38Aku benar-benar bertemu denganmu.
- 39
- 40Aku sangat mencintaimu.
- 41
- 42Bahkan di malam tanpa kehadiranmu,
- 43Saat kupikir esok masih akan datang,
- 44Entah kenapa terasa begitu berharga.
- 45Tapi esok yang kukenal itu pun,
- 46Pasti kau juga yang memberikannya padaku.
- 47
- 48Aroma bahumu,
- 49Membuatku semakin terpikat pada kehidupan ini,
- 50Semakin terpikat pada kehidupan yang ada dirimu.