

- 1Karna mendengarkan melodi bach di malam hari, begini jadinya hatiku.
- 2Karna mendengarkan melodi bach di malam hari, begini jadinya hatiku.
- 3
- 4Mengapa diriku yang sudah terbiasa dengan bulan bisa begitu terpana olehnya?
- 5Padahal ku hendak melangkah, rasanya bajuku ada yang menarik dan memintaku untuk menunggu.
- 6
- 7Karna mendengarkan melodi bach di malam hari, begini jadinya hatiku.
- 8Karna mendengarkan melodi bach di malam hari, begini jadinya hatiku.
- 9
- 10Mengapa dirimu yang sudah terbiasa dengan bulan memandanginya begitu lama?
- 11Ku teringat dirimu yang berdiam diri di sebelah kiriku tanpa sepatah kata.
- 12
- 13Warna dirimu yang selalu berubah, warna hangat itu memenuhi ruangan.
- 14Irama cello yang bergema dan membuat mati rasa, mungkin akan segera terlupakan.
- 15
- 16Karna mendengarkan melodi bach sendirian, begini jadinya hatiku.
- 17Karna mendengarkan melodi bach sendirian, begini jadinya hatiku.
- 18
- 19Padahal ku hampir melupakannya, mengapa sekarang ku tak bisa melupakan?
- 20Ku teringat dirimu yang tersenyum di hari saat kita mulai melangkah bersama.
- 21
- 22Warna dirimu yang selalu berubah, warna hangat itu memenuhi ruangan.
- 23Irama cello yang bergema dan membuat mati rasa, mungkin akan segera terlupakan.
- 24
- 25Warna dirimu yang selalu berubah, warna hangat itu memenuhi ruangan.
- 26Irama cello yang bergema dan membuat mati rasa, mungkin akan segera terlupakan.

Song Details
- Original Title
- 『バッハの旋律を夜に聴いたせいです。』
- Romaji Title
- Bach no Senritsu wo Yoru ni Kiita Sei Desu.
- Release
- 2011.07.20
- Lyricist
- Composer
- Arranger

Bach no Senritsu wo Yoru ni Kiita Sei Desu.
Single • 2011 • 1 track
1
Bach no Senritsu wo Yoru ni Kiita Sei Desu.
sakanaction
