- 1Ku sudah cukup bersyukur, cuma hanya ada dirimu.
- 2Ah, sudah terlambat untuk terluka sekarang.
- 3Setiap kali memejamkan mata, suaramu masih terdengar.
- 4
- 5Hari-hari yang kuhabiskan bersamamu.
- 6Kupikir akan terus berlanjut hingga terasa membosankan.
- 7Namun baru sekarang ku menyadarinya.
- 8Bahwa sebenarnya itu tidak membosankan.
- 9
- 10Jika memang tak bisa bertemu lagi, setidaknya hari ini saja.
- 11Ku ingin berpura-pura tak tahu apa-apa dan berjalan menyusuri kota.
- 12Baik hari hujan maupun cerah, bahkan pusat perbelanjaan itu.
- 13Ku tak tahu kalau semua itu begitu istimewa.
- 14Ku tak tahu kalau semua itu takkan pernah kembali.
- 15
- 16Hingga kini, masih terdengar di lubuk hatiku.
- 17Melodi yang sering kau mainkan.
- 18Padahal waktu itu, ku tak bisa mendengarnya.
- 19
- 20Hari-hari yang kuhabiskan bersamamu.
- 21Kucoba mengingatnya agar tak memudar.
- 22Namun lagi-lagi kembali menjauh.
- 23Dan ku berkata ingin waktu yang tak berubah.
- 24
- 25Ku ingin kau memaafkanku, ku hanya tak menyadarinya.
- 26Hanya mengejar apa yang tak ada, hingga tak bisa melihat masa kini.
- 27Baik hari hujan maupun cerah, bahkan deretan pohon ginkgo itu.
- 28Saat musim berikutnya tiba, ku ingin melihatnya bersamamu.
- 29Ku ingin memperlihatkan hari esok yang tak monoton.
- 30
- 31Pemandangan kota yang biasa.
- 32Alasan mengapa terlihat begitu mempesona.
- 33Karena adanya dirimu di sana.
- 34Ku baru menyadarinya setelah kehilangan.
- 35
- 36Di kota yang gelap di luar jendela, ku mencari dirimu.
- 37Jika bisa bertemu sekali lagi, ada yang ingin kusampaikan padamu.
- 38
- 39Jika memang tak bisa bertemu lagi, setidaknya hari ini saja.
- 40Ku ingin berpura-pura tak tahu apa-apa dan berjalan menyusuri kota.
- 41Baik hari hujan maupun cerah, bahkan pusat perbelanjaan itu.
- 42Ku tak tahu kalau semua itu begitu istimewa.
- 43Ku tak tahu kalau semua itu takkan pernah kembali.
Normal
Single • 2026 • 1 track