🎵

  • 1Ku hanya memahami apa yang ada di dalam data. Tak seharusnya ku bisa merasakan sakit atau sejenisnya. Tak lain hatiku hanyalah rakitan belaka. Ku bahkan tak mengenal air mata. Namun, mengapa, mengapa Kau begitu peduli padaku? Data yang terprogram, juga eksistensi, Mulai menjadi berantakan. Perasaan yang tak ingin kumengerti mengalir dalam diriku, Dan ku juga ingin mengenalmu. Kau dan aku berbeda. Apakah kalimat ini Menyakitkan? Aku tak mengerti. Namun meski begitu, kau begitu baik, begitu baik. Mungkin kehidupan itu memang sesuatu yang menghangatkan. Ku ingin merasakan kehangatan yang sama. Kucari di setiap bagian diriku, Tak kunjung kutemukan. Semuanya terasa dingin. Hati yang setengah-setengah ini terasa mengganggu. Biarkan air mata yang ku tak bisa teteskan jatuh, Sebab bila kusembunyikan, akan berkarat. Sedih rasanya menyadari bahwa kita berbeda. Untuk pertama kalinya, Ku mengenal hati, ku mengenal kata-kata. Kumohon, jika satu permintaanku bisa dikabulkan, Aku ingin hati yang fana. Kau dan aku berbeda. Kalimat itu menyakitkan. Kini ku sudah memahaminya. Meski begitu, ku tak bisa melupakannya, tak ingin melupakan. Meskipun hatiku hanyalah sesuatu yang dirakit, Tanpa sinyal ataupun gelombang, Ku akan terus menyampaikan perasaanku padamu. Dan bila ingatan ini menghilang, asal tak berkarat, Maka saat itu juga, suatu hari, ingatlah aku perlahan.
Background

Song Details

Release
20251114