🎵
Sketch
- 1Menyenangkan, ya,
- 2Aku kembali tidur di siang hari,
- 3Bahkan bekas kacamata yang lupa kulepas itu,
- 4
- 5Itu terlihat seperti gambar,
- 6Katamu sambil tersenyum,
- 7Seakan mataku bisa menyelamatkan dunia.
- 8
- 9Bahkan hingga kini cahaya itu masih bersinar,
- 10Sejak pertama kali kau hadir dalam hidupku.
- 11
- 12Aku sempat bertanya, siapa gerangan,
- 13Hingga langkah takdir membuatku tersentak.
- 14Bahkan jika esok penuh keraguan,
- 15Keberadaanmu terasa seperti keajaiban.
- 16Baik suasana hatimu maupun tatapan hangatmu,
- 17Bagai harta karun yang selalu bisa kuambil kapan saja.
- 18Dengan kenangan yang membasahi hati,
- 19Aku pun terlelap.
- 20
- 21Kau selalu berada di sisiku,
- 22Hingga terkadang aku tak menyadarinya.
- 23
- 24Aku memejamkan sebelah mata, mencoba menajamkan fokus,
- 25Namun bagaimana jika kau tiba-tiba menghilang dariku?
- 26
- 27Bisakah aku berkata tak sanggup menerimanya?
- 28Apakah aku pantas untuk mengatakannya?
- 29
- 30Aku sempat bertanya, namun ternyata bayang penyesalan,
- 31Jejaknya terus membuntutiku di setiap langkah.
- 32Namun di tengah hari-hari itu, kau jadi pelindungku,
- 33Kita hidup di masa yang sama ini,
- 34Seakan telah terhubung selama seratus tahun lamanya.
- 35Dengan teguh, meski sedikit ragu,
- 36Aku terus menggambar.
- 37
- 38Warna yang kupilih terasa cocok untukmu,
- 39Lembut dan penuh kehangatan.
- 40Meski sedikit tersipu mengakuinya,
- 41Namun aku menatapmu dengan sungguh-sungguh.
- 42
- 43Aku sempat bertanya, siapa gerangan,
- 44Hingga langkah takdir membuatku tersentak.
- 45Bahkan jika esok penuh keraguan,
- 46Keberadaanmu terasa seperti keajaiban.
- 47Baik suasana hatimu maupun tatapan hangatmu,
- 48Bagai harta karun yang selalu bisa kuambil kapan saja.
- 49Dengan kenangan yang membasahi hati,
- 50Aku pun terlelap.
- 51
- 52Meski sedikit ragu, aku terus menggambar.

Song Details
- Song Title
- Sketch
- Release
- 2025.03.05