

- 1Tanpa alasan yang jelas,
- 2Rasa tidak suka mulai lebih unggul.
- 3Namun hanya diriku
- 4Yang mulai sedikit menyukai dunia tempatku berada.
- 5Kata-kata
- 6Bertebaran di otakku yang terpejam, melayang di udara.
- 7Tak beraturan,
- 8Sesuatu terdengar di dalam kepalaku.
- 9
- 10"Setelah kehilangan segalanya,
- 11Mari kita lakukan perjalanan yang takkan berakhir."
- 12Karena kau berkata begitu,
- 13Dadaku
- 14
- 15Mulai berdebar-debar!
- 16
- 17Di balik
- 18Kebetulan ini, di balik keniscayaan ini, kata-kata bahkan melampaui cahaya.
- 19Di balik
- 20Langit-langit ini, di balik bintang-bintang, di balik alam semesta, melampaui galaksi.
- 21
- 22Tak salah lagi, pasti akan tersisa.
- 23Mari menjulurkan tangan, menanti masa depan.
- 24Yang mengalir di kelopak mataku,
- 25Lintasannya selalu sama.
- 26Ide ini pasti akan melukiskannya.
- 27Mari kenakan sepatu, menanti masa depan.
- 28
- 29Belum lagi, ide ini masih meluap hingga aku tak bisa tidur.
- 30
- 31Tanpa alasan yang jelas,
- 32Ku merasa mulai mengerti apa itu cinta.
- 33Namun kusadari
- 34Bahwa hanya akulah yang bisa memahaminya.
- 35Kata-kata
- 36Dalam kilatan cahaya yang tak terdengar.
- 37Kini hanya diriku
- 38Yang melaju hingga mencapai kecepatan yang bisa kulihat.
- 39
- 40"Sisanya, biarlah dalam perjalanan ini."
- 41Karena kau berkata begitu,
- 42Dadaku
- 43
- 44Mulai berdebar-debar!
- 45
- 46Di balik
- 47Kebetulan ini, di balik keniscayaan ini, kata-kata bahkan melampaui cahaya.
- 48Di balik
- 49Langit-langit ini, di balik bintang-bintang, di balik alam semesta, melampaui galaksi.
- 50
- 51Mari jangan melupakannya.
- 52Langit cerah, dan lagu yang mengalun di sekolah itu.
- 53"Waktu adalah pemandangan yang menangkap cahaya,
- 54Serta momen fana yang sulit digenggam."
- 55Mari jangan melupakannya.
- 56Perputaran orbit dan kehidupan yang tercipta dari jejak langkahku.
- 57
- 58Mari jangan melupakannya.
- 59
- 60Di balik
- 61Kebetulan ini, di balik keniscayaan ini, kata-kata bahkan melampaui cahaya.
- 62Di balik
- 63Langit-langit ini, di balik bintang-bintang, di balik alam semesta, melampaui galaksi.
- 64Di balik
- 65Cahaya kebetulan ini, cahaya keniscayaan ini, takdir bahkan melampaui keteraturan.
- 66Di balik
- 67Cahaya langit-langit ini, cahaya bintang-bintang, cahaya semesta, melampaui galaksi.
- 68
- 69Tak salah lagi, pasti akan tersisa.
- 70Mari menjulurkan tangan, menanti masa depan.
- 71Yang mengalir di kelopak mataku,
- 72Lintasannya selalu sama.
- 73Ide ini pasti akan melukiskannya.
- 74Mari kenakan sepatu, menanti masa depan.
- 75
- 76Belum lagi, ide ini masih meluap hingga aku tak bisa tidur.
- 77
- 78Begitulah.

