

- 1Ku memandang awan yang melayang tanpa arah,
- 2Sisikku serupa dengan sisikmu.
- 3Lidah bercabang, kelopak mata tak terpejam,
- 4Tercium samar aroma daun yomogi.
- 5
- 6Di bawah awan yang melayang tanpa arah,
- 7Hatiku menyerupai percikan api.
- 8Tanpa alas kaki ataupun telinga yang mendengar,
- 9Ku mendengarkan napas lembutmu.
- 10
- 11Meluncur di hamparan bunga bluebell, bagaikan musim semi
- 12Apakah burung gelatik batu berkicau seperti itu?
- 13Tanpa mengenal lautan atau menikmati bunga, hanya menatap langit,
- 14Ku hanya ingin melihat awan di Gunung Wushan lagi.
- 15
- 16Di bawah awan yang melayang tanpa arah,
- 17Sisikmu menyerupai sinar mentari.
- 18Tanpa mengenal hujan, terasa panas saat disentuh,
- 19Tercium samar aroma daun yomogi.
- 20
- 21Berguling hamparan lumut yang mulai tumbuh,
- 22Seperti saat itu.
- 23Apakah daun calincing memang selembut ini?
- 24Tanpa mengenal musim semi atau menikmati bunga, hanya merasakan angin,
- 25Ku hanya ingin melihat dalamnya lautan.
- 26
- 27Jika telah melalui samudra luas itu,
- 28Jika telah melihat putihnya awan itu
- 29Setelah bermimpi bersama denganmu,
- 30Tak ada yang lain
- 31
- 32Meluncur di hamparan bunga bluebell, saat musim semi tiba,
- 33Apakah burung bunting tertawa seperti itu?
- 34Tanpa mengenal lautan atau menikmati bunga, hanya menatap langit,
- 35Ku hanya ingin melihatmu.
- 36
- 37Di bawah awan yang melayang tanpa arah,
- 38Hatiku serupa dengan hatimu.
- 39Lidah bercabang, kelopak mata tak terpejam,
- 40Menyerupai ular yang pernah kulihat.

