

- 1Dari ujung jari yang teracung,
- 2Cahaya bersinar terang.
- 3Dari mulut yang terbuka lebar,
- 4Mars kembali terlihat.
- 5
- 6Kuingin hidup dengan tenang.
- 7Diam sejenak.
- 8Ah, kumohon, mengertilah.
- 9
- 10Berjumpa di Mars,
- 11Hari-hari biasa, simpati semenjana.
- 12Yang ingin kulihat hanyalah badai yang jenaka.
- 13Berjumpa di Mars,
- 14Tak perlu pelita, tak perlu cermin.
- 15Andai piluku ini hanyalah pantulan bulan.
- 16
- 17Dari ujung pena yang menjulang,
- 18Kulihat diriku yang sepi.
- 19Bahkan di malam yang sunyi,
- 20Kelopak anggrek tetap berseri.
- 21
- 22Biarkan aku terlelap dalam tidur.
- 23Diam sejenak.
- 24Usaplah aku dengan lembut.
- 25
- 26Berjumpa di Mars,
- 27Hari-hari lesu, impian bagai gravitasi.
- 28Yang ingin kulihat hanyalah isi batinmu.
- 29Berjumpa dengan diri,
- 30Tak perlu musik, tak perlu obat.
- 31Andai cara pandangku hanyalah pantulan benak.
- 32
- 33Dari ujung ekor yang menjulang,
- 34Bulan sabit tipis berkabut bagai benang.
- 35
- 36Diam sejenak.
- 37Ah, betapa menggelisahkannya.
- 38
- 39Berjumpa di Mars,
- 40Hari-hari lesu, penuh logika setiap hari.
- 41Yang kau butuhkan hanyalah waktu dan kelapangan.
- 42(Benar.)
- 43Berjumpa di Mars,
- 44Tak perlu peluru, tak perlu kembang api.
- 45Andai tanah di Mars sama seperti cokelat.
- 46
- 47Berjumpa di Mars,
- 48Selamat tinggal, tarikan gravitasi Bumi.
- 49Yang kulihat hanyalah cahaya dari kata-kata.
- 50Berjumpa di Mars,
- 51Tak perlu pelita, tak perlu cermin.
- 52Andai piluku ini hanyalah pantulan
- 53Bulan.

