- 1Tengah malam
- 2Di bawah tengah malam
- 3
- 4Berada di dalam lingkaran adalah pilihan yang aman
- 5Setidaknya tidak dianggap aneh oleh sekitar, ya kan? Apa?
- 6Mengasah kemampuan untuk menyesuaikan diri, menuju akhir dari putaran pertama
- 7Pada akhirnya, sosok penurut yang serba bisa malah sangat populer, bukan? Seperti burung gereja
- 8
- 9Meski bohong, berpura-pura bagai isi hati yang jujur
- 10Pertempuran untuk saling mengelabuhi
- 11Tak ada pengganti untuk pengisi daya yang kupinjamkan, tapi
- 12Bahkan setelah berganti kulit pun, aku masih kekurangan daya
- 13Mataku dibutakan oleh keadilan yang terdistorsi
- 14
- 15Dengan siapa aku bertarung selama ini?
- 16Menjerit menangis, sesuai dengan saat dilahirkan
- 17Andai saja aku bisa hidup, setidaknya untuk diriku yang di luar saja
- 18Sejak lama, busur dan panah di hatiku telah hangus
- 19Padahal dulu kukira itu akan terbakar selamanya
- 20Jika bisa melepaskannya jauh-jauh, ke mana saja tidak masalah
- 21Menghadang di malam yang suram
- 22
- 23Tengah malam
- 24Di bawah tengah malam
- 25
- 26Kekotoran ini, tak mungkin bisa kuhilangkan sendiri
- 27Menggerogoti isi di dalam cangkang hingga ke akarnya
- 28Sembari melindungi diri sendiri, malah mengarahkan bilah senjata pada orang lain
- 29Menyebut hal itu sebagai "strategi bertahan hidup" hanyalah karena miskinnya kosakata
- 30Akan kuukir hal itu di dalam dadaku
- 31Bahkan rantai pun terlihat transparan
- 32Ah, reinkarnasi yang berantai ini sungguh berisik
- 33Jika tujuan itu sudah lama hilang
- 34Tak ada gunanya merasa takut sekarang
- 35Aku akan mencoba menyucikan kematian, seperti cara hidupku
- 36
- 37Dengan siapa aku bertarung selama ini?
- 38Menjerit menangis, sesuai dengan saat dilahirkan
- 39Andai saja aku bisa hidup, setidaknya untuk diriku yang di luar saja
- 40Sejak lama, busur dan panah di hatiku telah hangus
- 41Padahal dulu kukira itu akan terbakar selamanya
- 42Jika bisa melepaskannya jauh-jauh, ke mana saja tidak masalah
- 43Menghadang di malam yang suram
- 44
- 45Mau direbus atau dibakar pun, aku tidak bisa dimakan
- 46Parade malam seratus monster dari isi hati yang jujur
- 47Mereka yang menghalangi jalan, tak akan pernah kumaafkan
- 48Baik tidur maupun terjaga, Santa Compaña
- 49Kehancuran dari rasa dendam
- 50Sok tahu, berlagak bodoh
- 51Hanya darahku yang bergejolak
- 52
- 53Pasti terasa buruk, namun entah kenapa merasa beruntung
- 54Menjerit menangis, sesuai dengan saat dilahirkan
- 55Aku ingin mencoba hidup, setidaknya untuk diriku yang di luar saja
- 56Sejak lama, busur dan panah di hatiku telah hangus
- 57Padahal dulu kukira itu akan terbakar selamanya
- 58Jika bisa melepaskannya jauh-jauh, ke mana saja tidak masalah
- 59Menghadang di malam yang tak diketahui siapa pun
- 60
- 61Aku ini sebenarnya siapa?
- 62menyedihkan, menyedihkan, menyedihkan
- 63Pada akhirnya, ke mana aku melangkah menuju?
- 64Berpura-pura bertindak dengan hati nurani
- 65Di setiap hari saat tulang rusukku mulai hancur
- 66Lelucon yang berantakan dan hancur lebur
- 67Karena aku masih belum kembali ke dalam tanah