- 1Di minimarket dalam perjalanan pulang
- 2Segalanya memang tersedia lengkap,
- 3Tapi tampaknya tak ada perekat yang bisa mengembalikan kita seperti semula.
- 4
- 5Aku yang pulang dalam keadaan lelah setelah masuk kerja di hari Minggu,
- 6Dengan mententeng kantong yang penuh dengan kesepian,
- 7Kubuka pintu.
- 8
- 9Kedipan lampu pesan di telepon rumah,
- 10Empat pesan di antaranya adalah suara teman-temanku.
- 11Lalu satu pesan yang tersisa, harus kusebut apa sebenarnya
- 12Agar ku bisa terselamatkan?
- 13
- 14Orang bilang, setiap orang pasti ada yang mencintai.
- 15Karena sampai sekarang pun ku masih
- 16Sangat, sangat mencintaimu.
- 17
- 18Besok hari Senin.
- 19Ku akan bolos kerja saja.
- 20Lalu di coffee shop yang sepi,
- 21Ku akan makan sampai kenyang.
- 22
- 23Saat kuambil sebatang rokok dan melamun,
- 24Pelayan kafe membereskan cangkir dan bahkan perasaanku.
- 25Semuanya ikut dibersihkan olehnya.
- 26
- 27Kukira ini cinta yang takkan kalah oleh kesibukan.
- 28Ramalan yang saat itu ada di majalah,
- 29Kupikir hanyalah kebohongan.
- 30
- 31Walau saat ini kau tak punya kekasih,
- 32Tolong berbohonglah bahwa kau sedang punya.
- 33Dan ku akan berkata, "Syukurlah kau bahagia,"
- 34Ku juga akan berbohong dengan baik seperti itu.
- 35
- 36Ku akan mencari seseorang,
- 37Dan itu pasti demi dirimu.
- 38Seperti halnya memotong rambut,
- 39Cara hidup seseorang tak bisa diubah.
- 40
- 41Orang bilang, setiap orang pasti ada yang mencintai.
- 42Karena sampai sekarang pun ku masih
- 43Sangat, sangat mencintaimu.
- 44
- 45Ku ingin percaya bahwa setiap orang pasti ada yang mencintai.
- 46Seperti caraku memikirkanmu,
- 47Ku juga suatu saat ingin dicintai.
Zuru Yasumi
Single • 1993 • 1 track